Candi Ceto

Berada di ketinggian pegunungan Lawu dekat kota Solo di Jawa Tengah tempat candi Ceto berada. Candi Ceto ditempatkan lebih tinggi dari Candi Sukuh di pegunungan tersebut. Candi ini berada pada ketinggian sekitar 1.630 meter yang atas permukaan laut. Dari atas dapat kita menikmati indahnya kota Solo dan berhawa sejuk serta segar disekitarnya.  

Prasasti yang ditemukan adalah bukti kenyataan yang sebenarnya bahwa Candi Ceto ditemukan dan tertulis tahun 1468, 1472 dan 1475 Masehi. Tata letak yang mendasar dan gaya candi yang sebanding, untuk itu candi Sukuh dan candi Ceto yang berada lebih tinggi. Di candi Sukuh adalah paling spiritual yang digambarkan adalah Bima. Fragmen peninggalan yang ditemukan di setiap dari teras yang lebih rendah dan beberapa patung penyu.

Salah satu yang ditemukan di candi Ceto bisa menjadi acuan bahwa patung Lingga dan Yoni yang ditemukan di candi Sukuh, yang berdiri horizontal dan menghadap ke barat. Pada dasarnya bisa menjadi komposisi yang mewakili kura-kura dan di bagian belakang sebuah patung kelelawar. Pada punggung kura kura terdapat berbagai makhluk laut yang menunjukkan ke berbagai arah.

Selama tahun 1970, struktur baru yang menjadi tambahan untuk teras, dinding batu dan lantai. Ada lereng yang luas digunakan untuk mandi di 50 meter sebelah. Banyak patung dan kayu yang ditemukan di sini. Terdapat tempat suci untuk meditasi  dan hingga tahun 1970, mereka percaya bahwa tempat ini memiliki kekuatan supranatural penduduk asli masih mencurahkan persembahan kepada para dewa.