Candi Kalasan

Candi Kalasan dirancang sebagai penghormatan pada pernikahan antara Raja Pancapana dari Dinasti Sanjaya dan ratu dari dinasti Syailendra, Dyah Pramudya Wardhani. Terdapat ornamen  persegi / patung ukuran persegi yang tertata dengan rapi dan dilapisi dengan "vajralepa" bahan berwarna terdiri dari getah pohon. Vajralepa adalah melindungi lumut dan jamur. Tinggi dari candi Kalasan adalah 24 meter dan fondasinya telah dibuat dalam bentuk salib.

Candi Kalasan didirikan oleh Rakai Panangkaran dari wangsa Sanjaya agama Hindu, persuasi, Master Guru Wanca kerabat yang memeluk agama Buddha. Kalasan secara bersama disebut sudut ibadah yang indah dan sangat halus ukiran batu hias. Selain ornamen dan relief pada dinding luar dilapisi dengan semacam sekolah tua yang dikenal sebagai Vajralepa.

Sejarah
Candi Kalasan ini dirancang sebagai penghormatan pada pernikahan antara Raja Pancapana dari Sanjaya kerabat dan karena ratu dari kerabat Sailendra, Dyah Pramudya Wardhani pola ini begitu sebuah kuil Buddha, namun pendiri adalah Rakai Panangkaran dari Wanca profesi Hindu Sanjaya. Candi Kalasan adalah bahwa relik Buddha tertua dalam kota Yogyakarta, dan dibangun pada tahun 778 Masehi sebagai memberikan kepada Dewi Tara.

Tips dan Trik
Meskipun candi Kalasan bis dikunjungi, candi hanya berjarak 5 km dari candi Prambanan dan merupakan candi untuk kunjungan alternatif, namun keajaiban ornamen candi ini sangat sayang untuk dilewatkan.