Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu merupakan gunung berapi aktif, terletak 25 km sebelah utara dari Bandung. Berada di antara Desa Sagalaherang dan Desa Cikole. Gunung Tangkuban Perahu menawarkan beberapa tempat untuk mengeksplorasi. pemandangan alam, kawah atau pendakian, berjalan melalui hutan di lereng atau hanya menikmati pemandangan alam yang indah. Gunung Tangkuban Perahu merupakan obyek wisata utama di wilayah Bandung bagi setiap orang yang berkunjung.

Tangkuban Perahu berarti " perahu terbalik ", suatu bentuk yang menimbulkan fantasi individu Sunda seperti yang diungkapkan dalam Legenda Sangkuriang. Secara geology, gunung Tangkuban Perahu menjadi peran utama dalam pengembangan dataran tinggi Parahyangan. Letusannya telah memberikan kontribusi ke bukit utara kota melalui batuan vulkanik mengalir ke lembah dan mengeras menjadi batu, sehingga membentuk tebing besar diatas air terjun. Demikian juga arus lumpur yang terbentuk seperti kerucut setengah lingkaran gradien ringan seperti apa yang dikatakan oleh ahli geologi.

Gunung Tangkuban Perahu memiliki 3 kawah yaitu: Kawah Ratu , Kawah Domas dan Kawah Upas. Para pengunjung akan turun ke Kawah Domas untuk menikmati air panas di mana mereka akan merebus telur. Meskipun gunung ini tampaknya tenang, namun letusan yang terjadi tahun 1969 memuntahkan abu dan waduk 500 meter. Seperti pada tahun 1992 kawasan ini ditutup karena aktivitas gunung yang tinggi dan tidak stabil dan berpotensi untuk letusan berikutnya.